Archive for the ‘Parenting’ Category

Panas = Mimisan?

Posted: November 6, 2011 in Parenting

Mungkin Anda sebagai orangtua pernah mendengar atau menanyakan pertanyaan seperti berikut: Si kecil sempat panas dan mimisan. Apakah kondisi ini bisa berulang? Nah, dalam artikel ini saya akan menjawab pertanyaanAnda tersebut yang saya kutip dari seorang dokter spesialis anak.

Anda tidak usah terlalu cemas, sebab mimisan dialami oleh cukup banyak anak. Pemicu pastinya memang tidak diketahui, namun bisa saja karena perbedaan suhu yang tajam, seperti siang bermain di panas terik matahari, lalu masuk ruangan ber-AC.

Apakah mimisan bisa berulang ketika demam? Bisa saja, meski tak pasti juga. Pertanyaannya adalah : apakah kamar tidur anak ber-AC? Apakah suhunya dingin sekali? Sebaiknya, AC tidak dipasang secara terus menerus dan suhunya jangan terlalu rendah(khususnya ketika ia demam). Sebetulnya, kondisi si kecil identik ketika kita berada di musim salju (kalau kita berada di negara 4 musim misalnya). Udara luar yang dingin beradu ‘beradu’ dengan suhu udara yang hangat dalam rongga hidung. Akibatnya? Pembuluh darah hidung pecah, lalu timbul mimisan.

Umumnya, mimisan tidak berbahaya dan akan berhenti dengan sendirinya ketika anak berusia sekitar 10 tahun.

Sumber : dr. Purnamawati S.Pujiarto, Sp.AK, MMPed.

(Dokter anak dan ibu empat anak)

Penting nih, sebagai pengingat bagi orangtua khususnya pasangan muda yang sudah punya anak usia pra-sekolah. Tulisan ini sudah banyak bukti konkretnya!

Jika anak hidup dengan kritikan, ia akan belajar untuk mengutuk.

Jika anak hidup dengan kekerasan, ia akan belajar untuk melawan.

Jika anak hidup dengan ejekan, ia akan belajar untuk menjadi pemalu.

Jika anak hidup dengan dipermalukan, ia akan belajar merasa bersalah.

Jika anak hidup dengan toleransi, ia akan belajar bersabar.

Jika anak hidup dengan dorongan, ia akan belajar percaya diri.

Jika anak hidup dengan pujian, ia akan belajar untuk menghargai.

Jika anak hidup dengan tindakan yang jujur, ia akan belajar tentang keadilan.

Jika anak hidup dengan rasa aman, ia akan belajar untuk mempercayai.

Jika anak hidup dengan persetujuan, ia akan belajar untuk menghargai dirinya.

Jika anak hidup dengan penerimaan dan persahabatan, ia akan belajar untuk menemukan cinta di muka bumi ini.

distorsikopi berkata: “Jangan salahkan anak Anda bila tumbuh tidak seperti yang diharapkan, tapi coba bercermin dan introspeksi diri apakah cara Anda sudah benar dalam mendidik anak? Ask your self!”